Teknologi Informasi dan Peningkatan Layanan Publik Cetak
Ditulis oleh Hadwi Soendjojo   
Saturday, 19 July 2008
Sistem manajemen pemerintahan daerah harus dikembangkan menjadi sistem manajemen organisasi jaringan yang dapat memperpendek lini pengambilan keputusan, memperluas rentang kendali, serta meningkatkan layanan publik.

Pembangunan dan pengembangan e-local government tidak lepas dari pemanfaatan teknologi informasi, dengan kata lain, sebelum di bangun e-local government maka pemimpin kantor-pemerintahan daerah harus terlebih dahulu mengetahui proses bisnisnya secara mendalam, sebab teknologi informasi lebih bersifat implementasi bukan koseptual, sehingga perubahan haruslah berasal dari pimpinan yang mengetahui proses perubahan; dengan demikian maka proses tatakelola teknologi informasi menjadi sangat penting di suatu organisasi pemerintahan.

Pemanfaatan teknologi informasi pada organisasi kepemerintahan dapat diartikan sebagai struktur dari hubungan dan proses yang mengarahkan serta mengatur organisasi dalam rangka mencapai tujuannya. Terdapat lima kunci keputusan tatakelola sehingga teknologi informasi adalah sebuah aset yang strategis, yaitu:

(1) Penggunaan teknologi informasi. Suatu keputusan dari pimpinan tingkat atas tentang bagaimana teknologi informasi dapat digunakan oleh organisasi. Sekali pernyataan diartikulasikan, prinsip teknologi informasi menjadi bagian dari managemen organisasi, yang terus didiskusikan dan dilaksanakan demi perbaikan organisasi. 

(2) Arsitektur teknologi informasi. Pengorganisasian logika dari data, aplikasi dan infrastruktur yang dikemas dalam suatu kebijakan, hubungan dan pemilihan teknologi untuk mendapatkan integrasi dan standardisasi teknis dan bisnis yang diharapkan.

(3) Infrastruktur Teknologi Informasi. Prasarana dan sarana teknologi informasi yang menyangkut jaringan, komputer, perangkat keras dan lunak lainnya adalah suatu kumpulan komponen yang diharapkan bisa mempercepat proses perhitungan, pengiriman dalam berbagai media informasi dalam waktu yang singkat dan proses penyimpanan yang efektif.

(4) Aplikasi. Dalam pengembagan teknologi informasi diperlukan sejumlah aplikasi yang dapat memberikan suatu nilai tambah bagi organisasi. Ada dua hal penting, yaitu kreativitas dan disiplin: kreativitas diperlukan untuk mengidentifikasi suatu cara atau proses baru dari organisasi sehingga ada nilai yang bermakna; disiplin menyangkut hal yang berkaitan dengan integritas arsitektur sehingga meyakinkan bahwa aplikasi yang dibangun memang sesuai dengan arsitektur organisasi yang terintegrasi dan terinovasi.

(5) Investasi dan prioritas teknologi informasi. Investasi teknologi informasi sering menjadi bahan yang sulit dimengerti oleh top manajemen dari suatu organisasi, hal ini dikarenakan nilai baru yang ditimbulkan tidak langsung terasa oleh organisasi.

Kelima dasar tersebut diatas sangat penting dipahami oleh pimpinan organisasi pemerintahan daerah agar dapat menjadi bagian dari good corporate governance. Proyek e-local government di berbagai daerah masih sering terjadi pemborosan dan belum bermanfaat secara optimal, hal ini karena belum dipahami tentang pengembangan teknologi informasi dan belum adanya alat kendali oleh pimpinan pemerintahan daerah.



 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Language

Search

Visitors Counter

mod_vvisit_counterToday35
mod_vvisit_counterYesterday157
mod_vvisit_counterThis month3507
mod_vvisit_counterAll259148

Forum

Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya